Langsung ke konten utama

Postingan

ELFORMULA 28 DAYS WORTH THE HYPE?? Dupe THE ORDINARY??

Annyeong Halo teman-teman perkenalkan saya ratu dan untuk kali pertama saya akan me- review   barang!!^^ Senang sekali rasanya menulis, walaupun mungkin enggak ada yang baca. Tapi ku harap kelak akan berguna bagi yang membutuhkan. Hehe. Tanpa basa basi let's jump into it!^°^ Kali ini aku akan me- review ELFORMULA   28 DAYS MIRACLE WHITENING SOLUTION yang di gadang-gadang menjadi dupe The Ordinary Niacinamide 10% + Zinc 1%. Sebelumnya aku adalah pengguna setia The Ordinary Niacinamide 10% + Zinc 1% di mix  The Ordinary Alpha Arbutin 2% + HA. Bisa dibilang mereka berdua adalah holygrail ku. Aku pakai mereka berdua selama kurang lebih 6 bulan, dan banyak banget yang notice aku cerahan. Dan aku pun merasa bahwa bekas jerawatku cepat memudar. Tapi bulan kemarin TO ku habis, mau repurchase tapi.. HARGANYA NAIK GILA-GILAAN!! dari yang awalnya 150rb sekarang bisa sampai 200rb an.. dibuat puyeng lah aku. Ternyata harganya naik karena banyak yang diracunin Tikt*k buat beli. Mu...
Postingan terbaru

Waktu yang Tepat 'Tuk Berpisah

     Lagu Sheila on 7 - Waktu Yang Tepat Tuk Berpisah jadi lagu most listening  ku saat ini, ya walaupun semua lagunya SO7 semua kusuka. Lirik yang pas dengan keadanku sekarang.  "Dan bila kau harus pergi Jauh dan tak kembali Ku akan merelakan mu bila kau bahagia Selamanya disana walau tanpaku" Lihat,  bagaimana aku harus memang merelakanmu pergi. Sakit, jelas sakit.  Tapi aku hanya ingin kau bahagia, bukannya denganku. Aku tak ingin menahanmu, aku sudah cukup egois dulu terlalu gengsi untuk menyatakan rindu. Pada akhirnya kamu memilih untuk pergi.  "Ku akan mengerti cinta dengan semua yang terjadi Pastikan saja langkahmu tetap berarti"a "Aku tak pernah mengharap kau tuk kembali Saat kau temukan duniamu Aku tak pernah menunggu kau tuk kembali Saat bahagia mahkotamu bila kedamaian selimuti" Pada akhirnya aku harus bisa benar-benar mengikhlaskanmu. Menunggumu kembali mungkin ide yang bagus, namun tak pasti. Jadi ku yakinkan diriku saja ...

Masihkah kamu disana?

Aku disini. Mencarimu semakin rinci. Menelusuri kepergianmu tanpa henti. Mengagugimu setiap inci. Menangisimu tiap hari. Kamu kemana? Kembalilah. Hadirlah kembali. Masih banyak cita-citamu, cita-cita kita yang belum tergapai. Tangisku terbengkalai kala hujan melambai. Katakanlah bahwa kamu ingin kembali. Katakan. Rinduku tak tertahan, terjebak dalam harapan. Kapan kamu kembali? Hujan gemercik, mengundang sebersit rindu yang kutata apik. Dan kau belum juga kembali, hatiku tercabik.                                      Masihkah kamu disana?